Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 10 Juni 2013

cara salah satu aplikasi chatting mencari keuntungan dimasa mendatang

by Unknown  |  at  16.58


Ini cara Line gali keuntungan di masa mendatang

Reporter : Alvin Nouval
Senin, 3 Juni 2013 20:21:00 Line. ©2013 Merdeka.com
Persaingan di dunia aplikasi instant messaging memang semakin ketat akhir-akhir ini. Hal ini pun membuat banyak penyedia layanan ini berpikir kreatif agar bisa tetap untung.
Seperti yang dilansir oleh The Next Web (6/3), hal ini dilakukan pula oleh Line, aplikasi instant messaging asal jepang. Lewat sebuah slide presentasi kepada para pengguna potensial yang bocor, akhirnya diketahui bagaimana mereka akan mengeruk keuntungan nantinya.
Dijelaskan, hal ini dengan memberdayakan akun-akun Line resmi yang terverifikasi milik pesohor maupun perusahaan besar dunia. Nantinya, akun-akun ini akan diberikan kesempatan untuk melakukan broadcast message kepada pengikutnya sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.
Selain itu, sama seperti kebanyakan aplikasi instant messaging dengan basis sticker, Line juga akan mulai jualan sticker ini. Nantinya, sticker bisa dibuat oleh pihak ketiga dengan bayaran yang dibagi rata antara masing-masing pihak.
Sayangnya, apa yang dilakukan oleh Line ini nampaknya hanya berlaku di Taiwan saja. Tak ada konfirmasi apakah sistem monetisasi ini juga akan diterapkan ke seluruh Asia mengingat persebaran pengguna Line yang sangat luas di anak benua ini.

0 komentar:

    Popular Posts

Proudly Powered by Blogger.